Trentino dan Fenerbahce Klub Terbaik di Dunia

Print

Klub Italia Trentino BetClic memastikan diri sebagai juara kelompok putra pada FIVB Men's Club World Championship 2010 untuk kali kedua. Kepastian mahkota juara bagi klub asal motor Vespa tersebut ditentukan setelah mengalahkan klub asal Polandia PGE Skra Belchatow dalam laga empat set (25-22, 25-19, 20-25, 25-15) pada babak final di Doha, Qatar, Selasa (21/12/2010) lalu. Radostin Stoytchev menjadi pemain Trentino BetClic yang mampu mengantarkan timnya dua kali juara, mengikuti jejak Misura Milano pada tahun 1990 dan 1992. Keberhasilan klub asal negeri Pizza tersebut semakin dilengkapi dengan terpilihnya pemain bintang Trentino asal Cuba, Osmany Juantorena, sebagai Most Valuable Player (MVP).

Peringkat ketiga diraih klub asal Iran Paykan setelah bermain fantastis. Tertinggal di dua set awal, klub asal kota Teheran tersebut mampu memperlihatkan kekuatan fisik, teknik dan semangat yang tinggi untuk membalikkan keadaan dan memupus ambisi klub asal Argentina Drean Bolivar. Paykan akhirnya unggul 3-2 (23-25, 23-25, 25-23, 25-20, 15-13) atas Drean Bolivar.

Sementara itu, di kelompok putri, klub Turki Fenerbahce berhasil menaklukkan klub asal Brasil Sollys Osasco tiga set langsung (25-23, 25-22, 25-17) dan memastikan diri meraih title juara untuk pertama kalinya. Keberhasilan Fenerbahce sebagai juara sekaligus memastikan klub asal Turki tersebut sebagai tim kedua dari benua Eropa yang berhasil menjuarai turnamen. Sebelumnya, klub Eropa lainnya yang berhasil merengkuh gelar juara yakni klub asal Italia Messaggero Ravenna pada tahun 1992. Keberhasilan Fenerbahce merengkuh title juara, tidak lepas dari peran Katarzyna Skowronska yang tampil sebagai pengumpul poin terbanyak bagi timnya yakni 15 poin bersama dengan Liubov Sokolova dengan 14 poin.

Posisi ketiga direbut klub asal Italia Foppapedretti Bergamo yang dikalahkan Osasco di babak semifinal. Klub putri asal kota Pizza tersebut berhasil mengalahkan tim putri asal Republik Dominika, Mirador dalam pertandingan empat set (25-8, 23-25, 25-8, 25-15).  Keberhasilan Bergamo mengalahkan Mirador berkat sumbangan angka dari Lucia Bosetti and Serena Ortolani, yang menjadi peraih poin terbanyak dengan 20 dan 17 poin. ***

sumber:www.fivb.org



Share