BERITA

Kiprah Tim Putra ALKO Di LIVOLI Divisi Satu 2013

PDFPrintE-mail

KIPRAH TIM PUTRA ALKO DI LIVOLI DIVISI SATU 2013

Bertanding di GOR Bhuana Patra Singaraja, Alko berada di Pul B yang merupakan ‘pul neraka’ bersama tim tuan rumah Jeep Voli Club (JVC) dan tim proliga Bank Jateng tidak mengurangi semangat tim Alko.

Pertandingan awal melawan Bank Jateng yang merupakan salah satu tim proliga, Alko sempat tertinggal  2 – 0 (15 – 25 dan 19 – 25), dengan perjuangan berat serta semangat pantang menyerah alko berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2 – 2 (15 – 25, 19 – 25, 25 – 22 dan 25 – 22). Bahkan pada set yang menentukan yakni set kelima Alko berhasil unggul 15 – 11. Alko menang 3 – 2 atas Bank Jateng.

Kemenangan ini merupakan kemenangan yang pertama dan terakhir bagi Alko di Livoli Divisi Satu tahun 2013 ini, selanjutnya Alko berhadapan dengan tuan Rumah JVC, alko kalah 3 – 0, dan menduduki peringkat 3 pul B.

Pada Babak Knock Out, Alko berhadapan dengan peringkat 2 pul A yakni Mabes TNI AL, Alko kembali kalah dengan skor 1 – 3 (19-25, 25-22, 13 – 25 dan 22-25). Dengan demikian tim Alko gagal masuk ke Delapan besar dan harus mengakhiri kiprahnya di Livoli tahun 2013 ini.

oleh : Ahmad Zul

 

Written by Ahmad Zulkarnaen 06 November 2013

 

Putri ALKO Peringkat Tiga Nasional

PDFPrintE-mail

PUTRI ALKO PERINGKAT TIGA NASIONAL

Berada pada peringkat keempat pada tahun 2012 dan peringkat ke enam pada tahun 2011, Tim putri Alko berhasil memperbaiki peringkat pada tahun 2013 ini menjadi peringkat ketiga nasional pada ‘Liga Voli Indonesia (Livoli) divisi utama tahun 2013’.

Bertanding di GOR Bhahurekso kab. Kendal – semarang 13 s/d 20 Oktober 2013, Alko berada di pul ‘berat’ bersama juara bertahan Bank Jatim dan tim Mabes TNI. Awal pertandingan Alko berhadapan dengan Yokhbet dkk. dari Mabes TNI.  dengan hasil yang cukup seru 3 - 2 untuk keunggulan Mabes TNI (26 - 24, 25 – 21, 20 – 25, 21 – 25 dan 7 – 15) .

Pada babak penyisihan selanjutnya Alko berhadapan dengan tim putri Bank Jatim, sempat unggul 2 – 1 alko keteteran pada dua set berikutnya sehingga kembali kalah 3 – 2 (25 – 6, 21 – 25, 21 – 25, 25 – 22 dan 15 – 13), dan ini menempatkan tim putri Alko sebagai peringkat 3 di Pul A.

Pada babak Knock Out, Alko berhadapan dengan peringkat 2 pul B yakni ‘saudara jauh’ Bontang LNG Badak. sempat unggul 2-0 alko tersusul 2-1 beruntung pada set keempat Alko kembali unggul, sehingga berakhir dengan 3 – 1 untuk Alko dan berhak maju ke semi final (25 – 20, 25 – 18, 23 – 25 dan 25 – 23).

Seperti  ‘Roller Coaster’ Alko kembali ketemu tim Bank Jatim di semi final, kali ini kondisi tim Alko tidak sebaik babak penyisihan, dan kalah 3 – 0 (25 – 18, 26 – 24 dan 25 – 16).

Perebutan peringkat 3-4, Alko kembali membangun kepercayaan diri tim. Kejadiannya kembali seperti ‘Roller Coaster’ karena Alko harus ketemu tim Mabes TNI lagi. Tapi kali ini kepercayaan diri tim Alko sudah lebih baik, Yolla, Wilda, Eki, Ike, April, Linda, Tresna, Nifa, Ajeng, Vita, Yoli dan Libero Shanty berhasil revans dengan skor 3 – 0 (25 – 18, 25 – 15 dan 25 - 18) dan berhasil menduduki peringkat ketiga nasional.

oleh : Ahmad Zul

 

Written by Ahmad Zulkarnaen 06 November 2013

 

Putra ALKO Juarai Kejurda Antar Klub Jabar 2013

PDFPrintE-mail

PUTRA ALKO JUARA KEJURDA ANTAR KLUB JABAR 2013

Bertanding dengan 7 (tujuh) tim putra terbaik di Jawa Barat yang meliputi, Perdapa-Cirebon, PDAM-Bekasi, Tectona-Bandung, BC-Bandung, Pasundan-Bandung, Kharisma Bumi Putera-Bandung serta PDAM Indramayu, tim Alko berhasil menjadi yang terbaik pada kejurda tahun 2013 ini yang berlangsung 17 s/d 20 Oktober di GOR Persada - Bandung.

Tim putra Alko berada satu pul dengan Kharisma Bumi Putera, Perdapa-Cirebon serta Pasunda-Bandung, setelah bertanding 3 (tiga) kali pada penyisihan pul A ini, putra Alko menang 2 (dua) kali serta kalah 3-1 dari Pasundan, Alko menduduki posisi Runner-Up, dan layak berlaga di Babak semi final.

Menghadapi tim BC-Bandung di semi final, tim putra Alko yang diperkuat Angger Rizal, Dede M. Syifaudin, AA Risna, Aditya Fahlevi, Yudi Pratama, Yogi Permana, Angga Komara, Erwin Herdiansyah, Agi Fachrurozi, Dedi setiawan, Roni serta libero Dedi Aris serta duet pelatih Adrian WS dan Andri Romi berjuang keras agar dapat menjadi 2 (dua) tim terbaik yang dipersiapkan ke kejurnas antar klub (Livoli Divisi I) di Buleleng - Bali.

Alko sempat empat unggul pada dua set awal saat menghadapi BC, tetapi BC berhasil mengejar angka menjadi 2-2, beruntung Alko unggul pada set kelima, dan berhak melaju ke Final serta menjadi salah satu wakil Jabar di Livoli Divisi Satu di Buleleng - Bali (27 Oktober s/d 3 Nopember 2013).

Pada Final yang berlangsung, Minggu 20 Oktober 2013 tim Putra Alko berhasil revans atas Tim Pasundan yang mengalahkan mereka pada babak penyisihan, tim Alko menang 3 - 0 (25-22, 25-22, 25-22), dan keluar sebagai juara antar klub voli putra  di Jawa Barat.

oleh : Ahmad Zul

 

Written by Ahmad Zulkarnaen 06 November 2013

 

World Grand Prix 2013

PDFPrintE-mail


Sebagai informasi awal, di bulan Agustus ini dimulai FIVB Worl Grand prix 2 sd. 18 Agustus ini  sebagai babak awal (Preliminary Round Pools). Berbeda dengan serial kejuaraan tahun yang  lalu, saat ini tim yang ikut berjumlah 20 tim putri.

Ke- 20 tim ini akan terbagi ke dalam 5 pool group dengan 4 tim di masing-masing poolnya.  Tim-tim  ini bermain pada tanggal yg sama  di 5 tempat yang berbeda.

2-4 Agustus diadakan di Campinas Brazil, Santo Domingo Rep. Domonica,Ankara Turki, Macau  dan di Montichiary Italia.

9-11 agustus diadakan di Belgrade Serbia, Mayaguez Puertorico, Plock Polandia, Hongkong dan  di Ekkatenburg Russia.

16-18 Agustus di Kazakstan, Bangkok Thailand, Sendai Jepang, Wuhan China dan di  Kachsiunng China Taipei.

Selama waktu di atas Tim-tim yang berkompetisi saling berhadapan meski tidak semua Tim  saling bertemu. Mereka masing-masingnya bertanding sebanyak 9 kali bertanding dan harus  memperebutkan atau meloloskan 5 Tim terbaik didampingi Tim Jepang yang mendapat  kehormatan sebagai Tuan Rumah partai Final yg di gelar di kota Sapporo Jepang 28 Agustus -1  September.

Berikut Pembagian Pool dalam Seri Kejuaraan World Grand Prix 2013.    (www.volleywood.net)

 

 

Written by Administrator 01 August 2013

 

Ketua Harian ALKO Telah Berpulang

PDFPrintE-mail

Selamat Jalan "AKI RONI"

Kota Bandung dan Jawa Barat kehilangan salah satu tokoh sekaligus penggiat olahraga bola voli, Sukardi Alatas atau yang akrab dipanggil Ronny SA. Bang Ronny, sapaan akrab beliau, meninggal dalam usia 71 tahun di RS Muhammadiyah Bandung pada Selasa (2/6) sekitar pukul 21.03 WIB akibat penyakit yang dideritanya.

Ronny SA yang lahir 11 Oktober 1942 ini telah menorehkan berbagai tinta emas di dunia perbolavolian. Tidak hanya untuk level Kota Bandung dan Jawa Barat, namun Bang Ronny pun telah mencatatkan kiprahnya di level internasional.

Berdasarkan penuturan rekan satu angkatannya, Gugi Gustaman, almarhum memulai karirnya di dunia bola voli sekitar tahun 1960-an. Saat itu, dirinya bersama almarhum, dr Ace, Endang Bagio, Unay Sunarya, dan rekan lainnya menimba ilmu bol voli di klub Sirnagalih milik pengusaha bioskop, Parman Suteko. Di klub tersebut, Ronny SA menempati posisi sebagai spiker.

"Jadi nama Ronny itu adalah pemberian dari pemilik klub Sirnagalih. Katanya biar lebih menjual namanya," ujar Gugi saat ditemui di rumah duka, Jalan Sriwijaya Gang V no 34, Kota Bandung, Selasa (2/6) malam.

Pada Mei 1973, Ronny bersama rekan-rekannya di klub Sirnagalih pindah ke klub DLLAJ. Pasalnya, lapangan bola voli yang biasa dipakai klub Sirnagalih berlatih, beralih fungsi menjadi bioskop Palaguna sehingga kegiatan di klub mandeg dan bubar.

Di klub DLLAJ, Ronny pun pindah posisi menjadi seorang pengumpan atau setter mendampingi setter sebelumnya, dr Ace. "Pokokna bola-bola Ronny mah, umpan bola aneh kabeh. Bola nyerepet wungkul, lamun aya nu bisa nenggel mah jago weh. (Pokoknya bola dari Ronny, umpan bolanya aneh. Kalau yang bisa mukul hasil umpan bola Ronny, jago)," tutur Gugi.

Selama memperkuat klub DLLAJ, Ronny ikut mempersembahkan beberapa gelar juara. Diantaranya, menjadi juara nasional tiga kali berturut-turut pada tahun 1974, 1975, dan 1976. "Kita sebagai klub baru di Indonesia, mampu bersaing dengan klub-klub yang sudah lama di Indonesia seperti Sparta Surabaya, Vio Surabaya, Vervos Jakarta, dan V3 Jakarta. Kita pun menjadi klub yang mengenalkan permainan bola voli modern dengan banyak variasi serangan," timpal dr Ace.

Pada tahun 1981, Ronny SA bersama Bambang, dr Ace, Gugi Gustaman, dan Endang Bagio mendirikan klub Alko setelah keluar klub DLLAJ. Melalui tangan dingin Ronny, beberapa pemain sempat dia ciptakan. Dia pun sempat menjadi pelatih bola voli pantai Jabar pada tahun 1995. Dua tahun kemudian, Ronny SA pun dipanggil menjadi pelatih bola voli pantai Indonesia. Ronny menjadi pelatih timnas bola voli pantai untuk kejuaraan di Australia (1997) dan Philipina (2000).
Ronny pun mengantarkan tim putri Alko Bandung menjadi juara Kejurnas Bolavoli tahun 2010 di Purwokerto. Saat itu, Ronny menjabat sebagai manager tim. Ronny pun aktif dalam kepengurusan Pengda PBVSI Jabar.

Bagi Gugi maupun dr Ace, banyak kenangan yang tidak bisa dilupakan bersama Ronny SA. Bagi mereka, Ronny SA merupakan sosok yang periang dan mampu mencairkan suasana di dalam lapangan saat tim terpuruk. Keduanya pun menilai sosok Ronny SA sebagai seorang yang perlente dan selalu ingin tampil menarik.

Istri Ronny SA, Heni Maryam (62) menuturkan, suaminya sudah menderita sakit sejak satu tahun lalu. Meski demikian, suaminya itu tak pernah meninggalkan dunia bola voli. Bahkan saat dirinya baru keluar dari rumah sakit, selalu mencuri-curi waktu untuk menyaksikan pertandingan bola voli atau hanya sekedar melihat kegiatan bola voli di Jalan Lodaya Bandung yang menjadi sekretariat Pengda PBVSI Jabar.

"Dirinya sempat nekad nonton kejuaraan bola voli di Jalan Macan padahal saat itu Abang baru sembuh. Mungkin jalan ini yang terbaik buat beliau, kita sekeluarga sudah merelakan beliau. Semoga diterima di sisi-Nya," tutur Maryam.

Ronny SA meninggalkan satu orang istri dan lima anak yakni Erwin, Andri, Fedy, Rino, dan Devi. Ronny pun meninggalkan 6 orang cucu dan 3 mantu. Selamat tinggal Bang Ronny, jasamu di olahraga bola voli akan selalu dikenang. Selamat jalan, semoga ditempatkan di sisi Allah SWT.


Biodata Ronny SA

Nama: Ronny Sukardi Alatas
Lahir: 11 Oktober 1942

Karir Klub:
1960 - Klub Sirnagalih Bandung
1973 - Klub DLLAJ Bandung
1981 - Klub Alko-sekarang

Karir Pelatih:
1995 - Pelatih Tim Bola Voli Pantai Jabar
1997 - Pelatih Timnas Bola Voli Pantai (Australia)
2000 - Pelatih Timnas Bola Voli Pantai (Philipina)

Istri: Heni Maryam
Anak: Erwin Heriansyah
Andri Ardiansyah
Fedy Ferdiansyah
Rino Finalsyah
Devi Valdiansyah
 

Written by AUS 03 July 2013

 

Page 1 of 25

BERITA LAINNYA

Tim Putri Alko Juara Macan Cup-1

Tim Putri Alko Juara...

"Bertanding dihadapan ratusan penonton yang memadati lapangan bola voli jalan Macan kota Bandung, Tim Alko Bandung berhasil..."

Partisipasi PBV Alko di Turnamen Ramadhan 1433 H, Tahun 2012

Partisipasi PBV Alko di...

"Sebagai juara bertahan di kejuaraan Ramadhan Cup XIX Kiara Condong tahun 2011, sudah barang tentul wajib bagi tim putra PBV..."

PON 2012 RIAU, ALKO SUMBANG 5 ATLET UNTUK TIM BOLA VOLI JAWA BARAT

PON 2012 RIAU, ALKO...

"PON ke-XVIII tahun 2012 yang akan bergulir di Propinsi Riau 9 s/d 20 September  akan mempertandingkan beberapa cabang olah..."

PROFIL ALKO

Tentang ALKO

Tentang ALKO

" Persatuan Bola Voli ALKO Bandung  (PBV ALKO) merupakan salah satu klub bola voli amatir tertua di Jawa Barat, yang telah..."

Sejarah ALKO

Sejarah ALKO

"ALKO Bandung  merupakan salah satu klub bola voli amatir tertua di Jawa Barat.  Klub ini lahir ketika perkumpulan bola..."

Prestasi

Prestasi

"         Di kawasan Jawa Barat, ALKO adalah klub voli yang cukup disegani. Kehadiran di berbagai event lokal dan..."